Tag

, ,

Rupanya momen sakral seperti pernikahan memiliki banyak mitos lho. Mitos memang masih lekat dengan masyarakat Indonesia.Orang-orang tua di keluarga akan banyak menyarankan ini-itu, melarang ini-itu kepada pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Tentunya terlepas dari benar tidaknya mitos yang banyak beredar di masyarakat, demi menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan, para calon pengantin akan mematuhi larangan tersebut.

Apa saja sih, mitos pernikahan paling terkenal? Berikut lima di antaranya.

Menangis Saat Menikah

Ini dia mitos pertama, yaitu menangis saat pernikahan. Apakah akan mendatangkan hal buruk? Justru tidak. Hal ini dipercaya bisa mendatangkan rezeki besar lho. Begitulah kata nenek moyang yang beredar turun menurun. Pernikahan seumpama ladang yang gersang.

Ladang tersebut membutuhkan air, dan air mata pengantin akan menyuburkan ladang tersebut.

Dilarang Ada Mutiara Saat Pernikahan

Nah, mitos kedua ini mungkin akan sedikit menyulitkan jika Anda pencinta mutiara. Benda cantik yang satu ini tidak boleh ada saat pesta pernikahan, termasuk tidak boleh menjadi hiasan di gaun pernikahan.

Jadi pesta pernikahan harus bebas dari segala macam pernak-pernik, aksesoris, dan perhiasan yang terbuat dari mutiara. Mengapa? Mitos menyebutkan bahwa mutiara adalah simbol air mata, oleh sebab itu calon pengantin tak boleh memakainya.

Sebab sepanjang bahtera pernikahan, Anda tidak akan bahagia dan penuh dengan air mata.

Hati-hati Dengan Cincin Kawin yang Jatuh!

Mitos yang ketiga ini seram. Cincin kawin yang jatuh bisa menjadi pertanda buruk lho. Tiga hal akan mewarnai biduk pernikahan Anda, yaitu orang ketiga, kebohongan, dan yang ketiga adalah yang terburuk yaitu perselingkuhan.

Kaki Kanan si Pembawa Rezeki Bagi Pengantin

Mitos yang keempat mengatakan bahwa memasuki ruang pernikahan dengan kaki kanan terlebih dahulu akan mendatangkan rezeki besar. Mengapa? Itu karena kaki kanan dianggap lebih sopan dibandingkan dengan kaki kiri.

Calon Pengantin Pria tak Boleh Menemui Calon Pengantin Wanita yang Dipingit

Mitos yang terakhir ini dipercaya oleh orang Jawa. Calon pengantin pria tak boleh menemui calon pengantin wanita saat sedang dipingit. Mengapa? Karena akan membawa nasib buruk dan menjauhkan rezeki.