Tradisi pernikahan bergaya internasional

Pernikahan tentu memiliki unsur wajib yang selalu ada di tiap perayaannya. Ini disebut tradisi. Tradisi pernikahan ini selalu berbeda-beda di setiap adat.

Tak hanya pernikahan dengan tema adat, pernikahan dengan tema internasional pun juga memiliki tradisi. Lalu apa saja tradisi pernikahan tema internasional?

  1. Pengiring pengantin

Sering melihat beberapa wanita yang didandani dengan cantik mengenakan baju yang hampir mirip dalam sebuah pernikahan? Mereka adalah pengiring pengantin.

Pengiring pengantin menjadi tradisi dalam sebuah pesta pernikahan. Dahulu, pengiring pengantin didandani dengan dandanan yang sama dengan pengantin untuk membingungkan roh-roh jahat yang mengganggu pengantin.

Kini pengiring pengantin didandani dengan cantik namun tetap berbeda dengan pengantin.

  1. Gaun pengantin berwarna putih

Gaun pengantin berwarna putih melambangkan kemurnian, kepolosan, dan kesucian. Menggunakan gaun pengantin warna putih sudah menjadi tradisi yang telah lama dilakukan pada perayaan pernikahan.

Meski seiring perkembangan zaman, banyak pengantin yang memilih warna-warna lain untuk gaun pengantinnya.

  1. Cincin pernikahan

Cincin pernikahan juga merupakan sebuah tradisi. Cincin ini menandakan seorang pria telah resmi memiliki perempuan yang dia nikahi. Cincin pernikahan digunakan di jari manis tangan kiri.

Dipercaya bahwa jari manis tangan kiri merupakan letak Vena Amoris atau Vein of Love yang langsung terhubung ke jantung. Karenanya, cincin pernikahan dikenakan di jari manis tangan kiri.

  1. Buket bunga

Dalam pernikahan tema internasional selalu ada buket bunga. Dahulu, buket bunga ini terdiri dari tanaman-tanaman tertentu yaitu rempah-rempah dan bunga drill.

Buket bunga ini dipercaya menangkal roh jahat. Seiring waktu, buket ini terdiri dari bunga-bunga yang harum dengan tujuan memperindah saja.

Demikian beberapa tradisi pernikahan bertema internasional.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*