Mitos menjelang pernikahan yang sangat diyakini masyarakat Indonesia

Sebagai salah satu peristiwa sakral dan penting dalam hidup, banyak sekali mitos yang berkembang seputar pernikahan. Mitos-mitos ini berkembang dari kearifan lokal, yang sepertinya bertujuan untuk memastikan agar calon pengantin pria dan wanita dalam kondisi sehat wal afiat serta segar bugar di hari pernikahan mereka.

Di Indonesia, masyarakat masih sangat mempercayai mitos yang diceritakan turun temurun, mengenai beberapa hal sebelum pernikahan tiba. Di antara mitos sebelum hari pernikahan itu adalah:

Calon pengantin tak boleh bertemu alias dipingit sebelum hari pernikahan tiba. Pingitan bukan lagi hanya sekedar mitos tapi kini sudah berkembang menjadi tradisi. Masih banyak bahkan calon pengantin modern yang melakukan pingitan sebelum hari pernikahan tiba. Konon jika mitos ini dilanggar, maka kehidupan calon pengantin akan jauh dari rezeki.

Calon pengantin tidak diperkenankan untuk pergi jauh. Banyak orang tua yang melarang anak-anaknya yang hendak menikah, untuk pergi jauh menjelang pernikahan tiba. Hal ini sebenarnya cukup berlasan. Orang tua tentu tak ingin seuatu yang buruk seperti misalnya kecelakaan terjadi, manakala calon pengantin dibiakrn pergi jauh seorang diri.

Calon pengantin wanita tidak boleh ikut memasak di dapur. Beberapa orang juga percaya mengenai mitos bahwa, calon pengantin wanita tidak boleh ikut-ikutan membantu masak-masak keluarga di dapur. Ora ilok atau pamali Sebenarnya hal ini bertujuan agar pengantin wanita merawat diri dengan sebaik-baiknya menjelang hari pernikahan tiba.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*